Sajak tanpa kata - Widji Thukul

Sajak tanpa kata - Waji Thukul






Sajak tanpa kata - Waji Thukul


Inilah kata-kataku yang pertama,
Biarlah negeri ini hancur,
Sebab negeri ini sudah carut-marut tak karuan,
Para senimannya asyik beronani dengan seninya,
Para elit politiknya ribut tak karuan,
Mulutnya berbusa,
Sedangkan tangannya yg hitam bergentayangan dimana saja,
Mereka bersilat lidah,
Menyembunyikan tangannya yang berlumur darah,
Dengan meminjam bait-bait suci Tuhan,
Negeri ini sudah tak bertuan kawan  sebab,
Para penguasa hanya sibuk bersuara tanpa makna,
Karna itu kita mesti kepalkan tinju,
Memukul mulut mereka yang bau,
Memotong tangan mereka yang penuh dengan dosa,
Apalagi yang kalian tunggu,
Menunggu takkan menghasilkan apa-apa.
Selama badut-badut itu masih kentut,
Kita pasti akan di tikam dari belakang.
Selama badut-badut itu masih bisa bernapas,
Kita pasti akan di gilas.
Mari bersama-sama kita lemparkan mereka ke kantong sampah,
Kita benamkan ke lumpur hitam.
Agar mereka diam mati tak bersuara,


Sajak tanpa kata - Waji Thukul

Post a Comment

0 Comments